Rabu, 08 Oktober 2008

Haruskah Ada Janji...???

Memang tidak perlu berjanji apa-apa bahkan tidak pelu dibutuhkan jaminan tertentu,konon kata orang yang menganut faham atau aliran "cinta itu sederhana". Tapi menurut orang yang lain tidak juga seperti itu. Rangkaian cerita dari waktu ke waktu sedikit demi sedikit telah tersusun ibarat sebuah buku sudah sampai pada Bab IV dan tentunya segala isi sudah terpahami dengan kesadaran penuh, kini tiba pada akhir sebuah cerita yaitu Bab V dan kebanyakan orang tidak kuasa memasuki ranah tersebut karena mengandung banyak konsekensi yang membutuhkan kesiapan mental tersendiri sehingga perlu dibuatlah kesimpulan bersama biar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda. Hampir semua teori mengatakan kegagalan membangun sebuah hubungan disebabkan karena faktor miss persepsi yang terus menerus dan ini sebenarnya persoalan kecil, mengapa terjadiiii....???
Mungkin kita bukan sosok terbaik buat mereka karena setiap orang berhak mendapatkan yang lebih baik, lebih-lebih kita orang yang tidak mampu memenuhi obsesi-obsesinya, visi-visinya, keinginan-keinginannya.
Mungkinkah sebuah hubungan dapat dibangun hanya dengan kata-kata dan perhatian perilaku semata...???
Ataukah dibutuhkan se-onggok janji dengan se-abrek jaminan...???
Wallahu'alam Bisshoab

Tidak ada komentar: